Bulan ramadan sering dikaitkan dengan bulan penuh ampunan, namun momentum ini selalu jarang digunakan sebaik-baik mungkin. Selain dikarenakan faktor kesibukan seseorang juga karena faktor kebiasaan yang selalu mengutamakan kepentingan duniawi.Jika diperhatikan, banyak manusia yang menghabiskan siang hari di bulan Ramadan hanya untuk tidur mendengkur, sementara malamnya mereka habiskan untuk mengobrol, membicarakan orang lain dan bermain-main, sehingga mereka tidak merasakan puasa sedikit pun bahkan tidak sedikit yang meninggalkan shalat berjamaah.Hal ini mengandung bahaya dan kerugian yang sangat besar bagi mereka, karena Ramadan adalah musim segala ibadah seperti melaksanakan shalat, puasa, membaca Al-Qur’an, dzikir, berdo’a dan mohon ampunan. Ramadan merupakan bilangan hari, yang berlalu dengan cepat dan menjadi saksi ketaatan bagi orang-orang yang taat, sekaligus sebagai saksi bagi para tukang maksiat atas semua perbuatan maksiatnya.

Read the rest of this entry »